JAWA TIMUR »  SURABAYA

19 Tahun Rini Menjadi Tukang Cukur Anjing

Nur Syafei - Sindo TV
Rabu, 11 September 2013 22:05 wib
19 Tahun Rini Menjadi Tukang Cukur Anjing
Rini saat mencukur bulu anjing pudel (Dok: Nur Syafei/Sindo TV)

SURABAYA - Tukang cukur rambut untuk manusia sudah banyak ditemui di berbagai tempat, namun tidak dengan tukang cukur khusus bulu anjing.

Pekerjaaan ini dianggap mengasyikkan, selain karena jarang orang yang melakoninya, anjing yang dicukur bulunya biasanya lucu dan menggemaskan.

Pekerjaan menjadi tukang cukur bulu anjing salah satunya ditekuni Rini, warga Surabaya, Jawa Timur.

Rini, saat ditemui di sebuah acara kontes anjing di sebuah mal di Surabaya Barat, Rabu (11/9/2013), mengaku sudah menekuni pekerjaan sebagai broomer atau tukang cukur bulu anjing sejak 19 tahun lalu. Pekerjaan itu dilakoninya karena sejak kecil ia sudah menyukai anjing.

Biasanya, anjing yang dilayaninya berjenis pudel. Anjing jenis tersebut dicukur dengan model continental hingga bulunya tampil nyentrik.

Hal yang menyulitkan dalam mencukur bulu, jelas dia, saat anjing tersebut banyak bergerak. Bila salah potong, penampilan si anjing bisa berantakan. Maklum, mengatur anjing tidak semudah manusia. Selain dicukur, anjing pudel juga dipijat untuk menghilangkan stres.

Sekali mencukur bulu plus memijat, dia dibayar antara Rp300 ribu dan Rp400 ribu, tergantung ukuran anjing.

Terlepas dari upah yang diterimanya, kebahagiaan Rini akan semakin lengkap bila anjing yang ditanganinya tampil sebagai jawara kontes.

Sementara itu, Erna Anabel, pemilik anjing pudel, mengatakan, memiliki anjing hias sangat menyenangkan. Anjing tersebut bisa menjadi hiburan dan teman di saat penat dan kesepian.

Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk merawat anjing hias. Menurut Erna, dalam sebulan ia bisa menghabiskan antara Rp2 juta dan Rp3 juta untuk pudelnya.
 

(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA »