Getting time...

JAWA TIMUR »  MALANG

Keluarga Pasrah Agustinus Dihukum Mati

Son Rahim - Sindo TV
Jum'at, 14 Juni 2013 15:50 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

TANA TORAJA - Kedua orangtua Agustinus Sambo, terpidana mati kasus pembunuhan di Tana Toraja pada 2005 silam, pasrah jika anak bungsunya harus menebus perbuatannya dengan hukuman tersebut.

Rumah Agus -sapaan Agustinus- tepat berada di pinggiran tebing di Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tampak sepi setelah dirinya di penjara pada 2006 silam. Di sana hanya ada kedua orangtuanya, Simon dan Kristina.

Simon dan Kristina sudah mengetahui anak bungsu mereka dijatuhi vonis mati oleh Pengadilan Negeri Makale. Agustinus divonis bersalah atas kasus pembunuhan keluarga Andarias Padin di Kecematan Mengkedek, Tanah Toraja, pada 23 Desember 2005.

Kristina mengaku sebenarnya tidak terima dengan putusan tersebut, namun hanya bisa pasrah. Dia beranggapan anaknya cuma ikut ajakan pamannya, Ruben Pata Sambo, yang kini juga divoni serupa. ”Jika putusan tersebut sudah putus, kami cuma bisa pasrah dan menyerahkan semuanya ke Tuhan,” ujar Kristina.

Berdasarkan rekonstruksi pada 2006 silam, Agus mengaku menghabisi Andarias. Dia juga menjadi pelaku utama yang memperkosa Martina Labiran dan membunuh korban dengan cara menusukkan parang.

Selanjutnya Agustinus beserta rekan-rekannya turut menghabisi nyawa anak Martina, Israel, dengan cara menikam tubuh korban lalu dibuang ke jurang. Usai menghabisi nyawa korban, Agustinus melarikan diri ke Papua dengan dibiayai oleh Ruben Pata Sambo. Awal 2006 Agustinus akhirnya berhasil ditangkap Polres Tana Toraja. 

(ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป