Getting time...

JAWA TIMUR »  SURABAYA

Basis Massa Kuat, Lawan Politik Khofifah Ketakutan

Nurul Arifin - OKEZONE
Minggu, 12 Mei 2013 20:04 wib
Basis Massa Kuat, Lawan Politik Khofifah Ketakutan
Khofifah Indar Parawansah

SURABAYA - Kandidat calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah,  membuat keder para rival politiknya karena dianggap memiliki basis massa kuat. Politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Taufikurrahman Saleh, menyebut kekuatan massa Khofifah tidak diragukan lagi.

"Kekuatan itu tak hanya di Jatim, tapi juga nasional. Makanya lawan politiknya di Pilgub Jatim ketakutan," kata Taufikurrahman Saleh di Surabaya, Minggu (12/5/2013).

Dia menjelaskan, jumlah pemilih pada Pilgub Jatim tahun ini sekira 29 juta. Dari angka itu, sekira 24 juta pemilih adalah warga nahdliyin. Khofifah merupakan kader NU berkualitas dan berpotensi meraih dukungan maksimal warga NU.

"Untuk Jawa Timur, warga NU Jatim sudah merasakan punya wakil gubernur yang jelas dari NU. Rasanya jelas beda bagaimana ketika memiliki gubernur yang murni dari kader NU," jelas mantan Ketua Fraksi PKB DR RI itu.

Mantan aktivis GP Ansor dan IPNU tersebut mengatakan, selain dukungan warga NU, Khofifah merupakan tokoh perempuan yang akan meraih dukungan dari pemilih perempuan berbagai kalangan. "Atas dasar itu, diyakini Bu Khofifah akan melenggang ke Grahadi," ujarnya.

Sementara sikap ketakutan dari rival politik Ketua Muslimat NU ditunjukkan beragam upaya untuk mengganjal dalam proses maju sebagai Cagub Jatim pada 29 Agustus 2013. Parpol-parpol yang mendukungnya, terus dirayu agar mencabut dukungan.

Kata Taufik, kondisi itu tentunya dapat diatasi. Masalahnya saat ini adalah kecurangan dalam pilgub mampu terulang lagi. 

"Saat 2008, pilgub diyakini banyak pihak penuh dengan skandal kecurangan. Jadi musuh Khofifah yang paling berbahaya baginya sekarang ya kecurangan. Tapi saya yakin, itu semua sudah diantisipasi," tuturnya.

Ditambahkannya, Pilgub Jatim kali ini merupakan kesempatan berharga bagi warga Jatim untuk memilih pemimpin yang sebenarnya. "Saatnya sekarang rakyat memilih pemimpin sejati bila Indonesia tidak ingin tersingkir dalam persaingan global," pungkasnya.
 

(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA »