Getting time...

JAWA TIMUR »  GREATER JATIM

Gara-Gara Video Mesum, Siswi MTs Dikeluarkan Sepekan Sebelum UN

Pipiet Wibawanto - Sindo TV
Kamis, 25 April 2013 22:01 wib
Rh diperiksa polisi (Dok: Pipiet Wibawanto/Sindo TV)
Rh diperiksa polisi (Dok: Pipiet Wibawanto/Sindo TV)

TUBAN - Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus video mesum yang melibatkan seorang siswi madrasah tsnawiyah (MTs) ke pihak sekolah.

Korban, Wd (15), tidak bisa mengikuti ujian nasional (UN) tahun ini karena sudah dikeluarkan dari sekolah sejak video syurnya beredar. Wd hanya menjadi korban karena yang merekam dan menyebarkannya adalah sang kekasih, Rh (23).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Sutrisno, Kamis (25/4/2013), mengatakan, Wd seharusnya mendapat perlindungan dari pihak sekolah. Dia menyayangkan pemecatan Wd sepekan sebelum UN tingkat SMP berlangsung.

Namun, Sutrisno mengaku tidak dalam posisi mendesak pihak sekolah, karena menurutnya aturan dan tata tertib tertinggi ada di pihak sekolah. Selain itu, MTs bukan berada di bawah wewenang dinas pendidikan, melainkan kantor wilayah kementerian agama.

“Selaku korban mestinya hak untuk menuntut ilmu harus tetap dilindungi,” ujar Sutrisno.

Lebih jauh dia juga mengaku prihatin dengan banyaknya kasus asusila yang melibatkan siswi. Karena itu, dia merencanakan pendidikan yang berbasis akhlak dan moral harus ditingkatkan. Ini untuk membentengi para siswa agar tidak terjerumus.

Sementara itu, Rh sudah dijadikan tersangka oleh Polres Tuban. Motif Rh menyebarkan video mesum itu karena dia kesal Wd akan dijodohkan dengan pria lain.

Rh dijerat Pasal 37 jo 35 jo 29 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.
 

(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป