Getting time...

JAWA TIMUR »  GREATER JATIM

Rampok Spesialis Nasabah Bank Diringkus

Solichan Arif - Koran SI
Jum'at, 5 April 2013 21:12 wib
Ilustrasi (Foto: dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: dok Okezone)

TULUNGAGUNG- Ahmad (21) dan Safii (28) dua orang warga Desa Mangunjaya Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir Palembang dibekuk aparat Kepolisian Resor Tulungagung.

Keduanya merupakan pimpinan dari komplotan pelaku sejumlah aksi kejahatan spesialis nasabah bank yang berlangsung di sejumlah wilayah hukum Kabupaten Tulungagung.

“Sedikitnya ada enam TKP yang menjadi operasi kejahatan pelaku, “ujar Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Whisnu Hermawan Februanto, Jumat (5/4/2013)

Modus yang dilakukan pelaku cukup unik. Yakni dengan menebar paku yang telah disiapkan secara khusus.  Paku baja modifikasi yang sengaja ditempatkan pada sebungkus rokok itu dipasang di  ruas jalan yang hendak dilintasi kendaraan calon korban.  Jalur  yang dipilih adalah lokasi yang relatif sepi.

Sebelumnya beberapa pelaku lebih dulu memata-matai para nasabah yang tengah mengantri di dalam bank. “Saat ini masih ada empat pelaku yang sudah kita tetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),“ terang Wisnu.

Begitu kendaraan korban berhenti untuk mengecek roda yang bocor akibat tertembus paku, para pelaku langsung bergerak. Mereka telah bersiap diri dengan sepeda motor. Untuk pintu mobil yang terkunci, para penjahat tidak segan untuk melakukan perusakan. Aksi pecah kaca itu dengan menggunakan busi kendaraan. 

“Aksi kejahatan ini tergolong professional. Tidak ada 10 menit mereka beraksi dan membawa kabur hasil kejahatanya, “jelas Whisnu. Dari sebuah  rekaman CCTV, polisi berhasil mengikuti jejak para pelaku.

Ahmad dan Safii ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Blitar. Kepada petugas, kedua orang ini mengaku tidak hanya menjalankan aksinya di wilayah Tulungagung. Namun juga di sejumlah Kota di Jawa Timur. Usai beraksi  keduanya memilih bersembunyi di  Blitar. “Setiap beraksi saya mendapat bagian sebesar Rp6 juta. Dan saya baru saja pulang dari Palembang,“ tutur Safii.

Uang hasil kejahatan itu lebih banyak digunakan untuk berpesta pora. Dari tangan Safii polisi mengamankan sebuah cincin emas, satu unit HP, uang tunai Rp 150 ribu dan sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol AG 6337 LE yang selama ini digunakan sebagai operasional kejahatan.

Sementara dari tangan tersangka Ahmad petugas menyita sebuah kalung emas, satu unit HP, uang tunai Rp 300 ribu, sebuah jaket, 2 helm, dua kunci T, 2 paku baja serta plat nopol kendaraan yang disamarkan dengan warna hitam. Dalam kasus ini kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. 

(ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป