JAWA TIMUR »  SURABAYA

Punya 16,48 Persen Suara, Khofifah Kian Pede Rebut Jatim 1

Nurul Arifin - OKEZONE
Jum'at, 5 April 2013 11:11 wib
Punya 16,48 Persen Suara, Khofifah Kian Pede Rebut Jatim 1
Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA - Ketua PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, kian percaya diri untuk maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, setelah mendapat dukungan partai politik (parpol).

Selain mengantongi rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khofifah mengklaim mendapat dukungan dari Partai Non-Parlemen.

"Syarat dukungan sudah cukup yakni 16,48 persen, insya Allah akan bertambah menjelang pendaftaran di KPU Jatim," kata Khofifah, Jumat (5/4/2013).

Sekadar diketahui, partai berlambang bola dunia dan bintang sembilan itu memperoleh suara 1.996.129 atau 12,26 persen suara sah pada Pemilihan Legislatif 2009 atau setara dengan 13 kursi di DPRD Jatim.

Sementara prasyarat agar dapat mengusung calon membutuhkan 15 persen suara sah. Kekurangan tersebut akan ditambal dengan sejumlah partai non-parlemen.

Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menjelaskan, proses pengenalan masyarakat selama ini sengaja dilakukan tanpa melalui publikasi.

Alasannya, sikap tersebut merupakan bagian dari strategi kapal selam, yakni kadang tertutup dan terbuka. Dia mengaku untuk bertarung dalam pilgub membutuhkan popularitas.

"Popularitas itu diperlukan, sebagaimana pepatah bilang 'tak kenal maka tak sayang'. Setelah dikenal orang, maka liketibilty (disuka) hingga bisa mencapai tingkat elektabilitas (dipilih). Demikian yang digunakan berbagai lembaga survei," ujar perempuan berjilbab itu.

Ditanya soal siapa cawagub yang digandeng, lagi-lagi Khofifah memasrahkan kepada tim senior yang digawangi Hasyim Muzadi (mantan Ketua Umum PBNU) dan Salahudin Wahid (Gus Solah). Dari sejumlah nama yang ada, saat ini sedang dilakukan survei ulang.

Survei tersebut membutuhkan waktu paling lama 10 hari. Sementara untuk turun ke lapangan mengumpulkan data dan analisa diperlukan tiga hari saja. Dalam pengambilan kebijakan, lanjutnya, tentu tim senior yang dipercaya untuk mempertimbangkan dari sisi rasionalitas, psikologis, politis hingga strategis yang banyak melibatkan berbagai elemen.

"Saya percaya, tim senior nantinya akan membuat keputusan terbaik. Saya pun sami'na wa atho'na saja," tukasnya.
 

(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป