JAWA TIMUR »  POLHUKAM

3 Saksi Akui Keberadaan Tambang Biji Besi

Tri Kurniawan - OKEZONE
Rabu, 19 Desember 2012 22:33 wib
3 Saksi Akui Keberadaan Tambang Biji Besi
Ilustrasi

JAKARTA - Direktur CV Padak Mas, Sudi Hartawan mengakui keberadaan pertambangan biji besi yang dikelolah Arif Budiman di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bahkan, menurutnya perusahaan biji besi itu juga sudah menghasilkan yang kini disimpan di Pelabuhan Pelindo II, Lombok Barat.

Hal itu dikatakan Sudi saat menjadi saksi dalam sidang kasus perdata wanprestasi senilai Rp80 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (19/12/2012).

Keterangan yang sama juga di katakan Kepala Kantor Opersional CV Padak Mas, Roy Halim. Selama ini pertambangan biji besi itu dikelola oleh penggugat Arif Budiman dan sudah menghasilkan 10 ribu matrik ton dan hingga kini disimpan di lokasi tambang dan di pelabuhan Pelindo II Lombok Barat.

Keterangan yang sama juga disampaikan oleh saksi tergugat ketiga yakni Kepala Analisa CV Padak Mas, John Halim yang menyebutkan bahwa ada kerjasama antara penggugat (Arif Budiman) dan tergugat (Djuwarwanti).

Sementara Kuasa Hukum Arif Budiman, Hor Girsang Agusmen dan Fairly Siahaan menyembutkan, bahwa ketiga saksi tersebut telah mengakui keberadaan pertambangan biji besi tersebut di Lombok, NTB dan dikelola oleh Arif Budiman.

"Ini bukan kami buat-buat, tapi ini sudah disurvei dengan 20 ribu ton biji besi yang dikelola oleh Arif Budiman," ujarnya.

Direktur CV Pandak Mas, Arif Budiman mengajukan gugatan perdata wanprestasi senilai Rp80 miliar terhadap Direktur PT Purnama Putra Mandiri, Djuwarwanti di PN Jakarta Barat. Gugatan tersebut terkait perjanjian kesepakatan proyek tambang biji besi senilai Rp70 miliar di Lombok, NTB.

Djuwarwanti dinyatakan wanprestasi tidak mampu menyepakati proyek tersebut karena Direktur PT Purnama Putra Mandiri (PPM) tersebut hanya menyetor secara bertahap dana sebesar Rp20 miliar.

Djuwarwanti kemudian melaporkan Arif Budiman ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp20 miliar untuk biaya proyek tambang biji besi di Lombok NTB. 

(trk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป