JAWA TIMUR »  GREATER JATIM

Keluarga Histeris Sambut Kedatangan Jenazah Ahmad

Hana Purwadi - Sindo TV
Sabtu, 15 September 2012 11:30 wib
Keluarga Histeris Sambut Kedatangan Jenazah Ahmad
Ilustrasi (Okezone)

PROBOLINGGO - Kedatangan jenazah Ahmad Bin Rohim (36), TKI yang tewas ditembak Polisi Diraja Malaysia karena diduga terlibat tindak pidana kriminal disambut isak tangis histeris oleh keluarga.
 
Dewi Aminah (18), putri pertama korban langsung tak sadarkan diri ketika mengetahui ayahnya tiba dirumah duka di Desa Andung Sari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (14/9/2012) malam.
 
Selain itu, kerabat korban juga menangis histeris seakan tak percaya jika ayah empat anak itu pulang dalam keadaan tak bernyawa.
 
Keluarga mengetahui kabar kematian Ahmad yang sudah merantau ke Malaysia sejak tiga tahun silam bersama istrinya Sri Wahyuni itu pada Minggu, 9 September 2012 lalu.
 
Keluarga tak menduga bahwa korban tewas ditembak oleh polisi karena terbukti merampok. Pasalnya dalam keseharian korban dikenal sebagai orang yang giat bekerja dan pendiam.
 
Keluarga terakhir melihat korban pada Juni lalu ketika mengkhitankan putra sulungnya di Desa Andung Biru.
 
Keluarga korban semakin tak terima setelah mendengar berita di media massa kalau organ dalam tubuh korban hilang dan ada bekas jahitan di dadanya.
 
Samsul, salah seorang kerabat korban mengaku kecewa dengan perlakuan yang dilakukan oleh pihak polisi Malaysia. "Saya kecewa karena jenazah ini bukan binatang," tegasnya.
 
Keluarga korban hanya bisa berharap kepedulian pemerintah Indonesia untuk membela dan memperjuangkan para TKI di negara asing. Pasalnya sering kali terjadi tindakan pelecehan dan penganiayaan kepada para TKI namun tak pernah ada solusinya.
 
Sebelumnya, peristiwa penembakan tersebut terjadi pada 7 September 2012 lalu, empat WNI asal Malaysia tewas ditembak Polisi Diraja Malaysia karena terlibat perampokan disebuah rumah.
 
Setelah diidentifikasi seorang WNI itu bernama Ahmad Bin Rohim asal Probolinggo. Kemudian pihak KBRI memulangkan korban ke daerah asalnya.
 

(sus)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA »