JAWA TIMUR »  GREATER JATIM

Ganti Rugi Terhenti, Korban Lumpur Lapindo Makin Terlantar

Pramono Putra - Sindo TV
Kamis, 19 April 2012 12:13 wib
Ilustrasi (Foto: okezone)
Ilustrasi (Foto: okezone)

SIDOARJO- Kasus lumpur Lapindo hingga saat ini belum dapat diselesaikan dan masih meninggalkan penderitaan bagi masyrakat di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
 
Impian Harwati (36), warga Desa Candipari, Porong, Jawa Timur untuk mendapatkan hidup yang layak dan normal di desanya hanya menjadi angan-angan saja menyusul terhentinya angsuran ganti rugi bagi korban lumpur Lapindo.

Kini, Harwati bersama ribuan korban lunpur Lapindo lainnya hanya bisa bertahan dengan melakukan pekerjaan seadanya. Bahkan ibu dari dua anak ini harus menjadi tukang ojeg saat ditinggal mati suaminya 5 tahun silam.

Pekerjaannya tersebut dia lakoni untuk menghidupi dua orang anaknya, adik dan kedua orangtuanya yang saat ini tinggal bersamanya. Belum lagi, Herawati harus menanggung hutang yang digunakan untuk membangun rumahnya sebagai pengganti rumah mereka di Desa Siring yang telah tenggelam oleh lumpur Lapindo.

Sebab, uang muka ganti rugi 20 persen yang diberikan Lapindo 5 tahun lalu telah habis untuk membeli tanah dan rumah yang ditempatinya saat ini. Sementara, sebagai tukang ojek, Harwati hanya mampu mendapatkan uang rata-rata Rp15 ribu sampai Rp20 ribu per hari.

Berbagai risiko yang kurang menguntungkan dari pekerjaannya dia terima sebagai cobaan hidupnya. Kini, Harwati bersama ribuan korban lumpur Lapindo lainnya hanya bisa berharap agar Lapindo atau pun pemerintah segera membantu meyelesaikan ganti rugi sehingga mereka bisa kembali hidup normal seperti 6 tahun lalu sebelum lumpur Lapindo menenggelamkan desanya.
 

(crl)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป