Bangunan terbuat dari batu andesit yang dikenal dengan sebutan Candi Kidal sore hari itu terlihat kokoh. Candi yang menghadap ke barat itu seolah menanti sang surya tenggelam berganti malam.
Jejak peninggalan Kerajaan Majapahit masih dapat terlihat hingga kini. Terbukti hingga saat ini Kerajaan Majapahit banyak meninggalkan candi, khususnya di wilayah Mojokerto yang diduga sebagai pusat kerajaan semasa diperintah Raja Hayam Wuruk.
Sejumlah peninggalan kerajaan yang pernah berjaya semasa diperintah oleh Raja Hayam Wuruk dengan pendamping Mahapatih Gajah Mada itu banyak meninggalkan bangunan-bangunan yang tersebar di kawasan Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya.
Sejumlah pemain seni tradisional jaranan mengikuti iringan alat musik gamelan. Tak berapa lama, mereka jatuh menggelepar sambil tetap mengapit kuda lumping di antara kaki.
Sejak lima tahun terakhir Tari Bantengan menjadi sangat populer di masyarakat. Usia penarinya mulai 10-45 tahun. Tarian ini menjadi populer, lantaran gerak tarinya mudah untuk dihafalkan oleh semua lapisan masyarakat.
Berbicara Kota Surabaya tentunya tak lepas dari sosok Adipati Jayengrana yang saat itu menjadi pemimpin ketika Surabaya masih menjadi Kadipaten Surabaya.