Home» Jawa Timur » Babad Jawi

  • Menelusuri Sejarah Kerajaan Majapahit di Surabaya

    Senin,07 April 2014 10:56 wib
    Hiruk pikuk Kota Surabaya rupanya tak terjadi saat ini saja. Di era Kerajaan Majapahit atau sekira 1293 Masehi, kota Surabaya juga sibuk dengan alur perdagangan.
  • Sendang Widodaren Tempat Bercinta Raden Wijaya

    Rabu,26 Maret 2014 01:09 wib okezone thumbnail news
    Nama Sendang Widodaren memang tak setenar tempat wisata air Wendit, meski lokasinya berada dalam satu komplek di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur.
  • Masih Misteri, dari Hujunggaluh Menjelma Menjadi Surabaya

    Kamis,27 Februari 2014 14:55 wib okezone thumbnail news
    Nama Kota Surabaya yang dikaitkan dengan mitos pertarungan antara Ikan Suro (Hiu) dan Baya (Buaya) hingga saat ini masih melekat di wilayah yang berjuluk Kota Pahlawan.
  • Inilah Proses Terbentuknya Daratan Surabaya

    Rabu,19 Februari 2014 13:34 wib okezone thumbnail news
    Kota Surabaya dan Sidoarjo sebelumnya adalah muara Sungai Kali Brantas dengan anaknya Kali Surabaya yang saat ini masih ada, dan itu bagian dari Selat Madura.
  • Pintu Air Kali Jagir Jadi Sejarah Kejayaan Raden Wijaya

    Kamis,02 Januari 2014 19:06 wib okezone thumbnail news
    Masuk ke era Majapahit banyak tempat-tempat bersejarah yang mewarnai kerajaan yang berpusat di Trowulan, Mojokerto. Salah satunya yang saat ini berdiri pintu air Jagir di Kawasan Wonokromo.
  • Situs Biting, Benteng Terbesar di Era Majapahit

    Selasa,08 Oktober 2013 15:32 wib okezone thumbnail news
    Benteng Situs Biting ini berdiri diareal lahan seluas 135 hektare. Catatan sejarah yang ada, belum ada benteng seluas itu yang ditemukan di zaman Majapahit.
  • Napak Tilas Jejak Kerajaan Lamajang Tigang Juru

    Kamis,03 Oktober 2013 19:06 wib okezone thumbnail news
    Rupaya sebelum pendirian kerajaan Majapahit, Raden Wijaya terikat perjanjian dengan Aria Wiraraja karena turut membantu menjatuhkan kerajaan Singahasari atau Singosari yang dipimpin oleh Raja Kertanegara hingga berdirinya kerajaan Majapahit.
  • Menyelami Jejak Petirtaan Para Putri Kerajaan Singosari

    Rabu,18 September 2013 11:36 wib okezone thumbnail news
    Di antara rerimbunan pohon, setelah menuruni sedikit tangga, tampak kolam berukuran sekira 7x3 meter yang dikelilingi dinding bata merah kuno. Air yang tak lagi jernih menjadi isinya.
  • Jejak Raja Hayam Wuruk di Candi Sumber Awan

    Jum'at,21 Juni 2013 15:58 wib okezone thumbnail news
    SUNGAI selebar dua meter dengan menarik perhatian siapapun yang berjalan di tepinya, di sebuah jalan tanah setapak yang hanya bisa dilalui dua orang.
  • Membaca Pesan Moral di Relief Candi Jago

    Jum'at,31 Mei 2013 10:42 wib okezone thumbnail news
    Nuansa agama kian terasa kental, karena di sebelah barat tampak belasan penganut agama Buddha sedang khusuk membaca doa memperingati Hari Raya Waisak.
  • Candi Kidal Simbol Perjuangan Pembebasan dari Perbudakan

    Selasa,14 Mei 2013 20:05 wib okezone thumbnail news
    Bangunan terbuat dari batu andesit yang dikenal dengan sebutan Candi Kidal sore hari itu terlihat kokoh. Candi yang menghadap ke barat itu seolah menanti sang surya tenggelam berganti malam.


     

  • Candi Brahu Saksi Bisu Kejayaan Majapahit

    Senin,08 April 2013 22:08 wib okezone thumbnail news
    Jejak peninggalan Kerajaan Majapahit masih dapat terlihat hingga kini. Terbukti hingga saat ini Kerajaan Majapahit banyak meninggalkan candi, khususnya di wilayah Mojokerto yang diduga sebagai pusat kerajaan semasa diperintah Raja Hayam Wuruk.
  • Candi Arimbi, Gerbang Selatan Kerajaan Majapahit

    Senin,07 Januari 2013 10:22 wib okezone thumbnail news
    Sejumlah peninggalan kerajaan yang pernah berjaya semasa diperintah oleh Raja Hayam Wuruk dengan pendamping Mahapatih Gajah Mada itu banyak meninggalkan bangunan-bangunan yang tersebar di kawasan Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya.
  • Jaranan, Kesenian Jawa yang Tak Lekang oleh Zaman

    Kamis,06 Desember 2012 12:23 wib okezone thumbnail news
    Sejumlah pemain seni tradisional jaranan mengikuti iringan alat musik gamelan. Tak berapa lama, mereka jatuh menggelepar sambil tetap mengapit kuda lumping di antara kaki.
  • Meriahnya Pawai Bantengan

    Senin,02 Juli 2012 11:42 wib okezone thumbnail news
    Sejak lima tahun terakhir Tari Bantengan menjadi sangat populer di masyarakat. Usia penarinya mulai 10-45 tahun. Tarian ini menjadi populer, lantaran gerak tarinya mudah untuk dihafalkan oleh semua lapisan masyarakat.